Tampilkan postingan dengan label Nasehat Islam. Tampilkan semua postingan
Apakah Kamu Sudah Siap
Sudah Siapkah Kamu?
Agama Islam adalah agama nasehat, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
الدين النصيحة قلنا : لمن ؟ قال : لله ولكتابه ولرسوله ولأئمة المسلمين وعامتهم
“Agama adalah nasehat”. Para sahabat bertanya: “Untuk siapa?”. Beliau menjawab: “Untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, para imam kaum muslimin dan umat muslim seluruhnya” (HR. Muslim, 55)
Masih terus saja bermaksiat?
Apakah kamu sadar bahwa kematian itu datang secara tiba-tiba?
sudah siapkah kamu menghadapinya?
Video dibawah ini merupakan sebuah renungan dan nasehat untuk kita semua termasuk saya sendiri.
Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua, mengampuni segala dosa-dosa kita kaum muslimin, menjadikan kematian kita khusnul khotimah, dijauhi azab kubur, dilapangkan kuburan kita, dimudahkan yaumul hisab. Amin Ya Robbal Alamin
Jangan Celakai Dirimu Sendiri
Jangan Celakai Dirimu Sendiri
Merokok Perbuatan Yang Fasik
Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata bahwa termasuk perbuatan fasik adalah merokok, mencukur jenggot, melakukan ghibah lalu belum bertaubat. (Lihat Fathu Dzi Al-Jalali wa Al Ikram, 4: 472)
Orang yang merokok dinilai fasik karena ia telah mencelakai dirinya sendiri. Padahal tidak boleh seseorang menjerumuskan dirinya dalam kebinasaan.
Allah Ta’ala berfirman,
وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا
“Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (QS. An Nisaa’: 29).
Dalam ayat lain, Allah Ta’ala berfirman,
وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ
“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.“(QS. Al Baqarah: 195)
Referensi : Rumaysho.com
Stop Cinta Dunia
Stop Cinta Dunia
Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah berkata: “Orang yang mencintai dunia (secara berlebihan) tidak akan lepas dari tiga (macam penderitaan): Kekalutan (pikiran) yang selalu menyertainya, kepayahan yang tiada henti, dan penyesalan yang tiada berakhir. Hal ini dikarenakan orang yang mencintai dunia (secara berlebihan) jika telah mendapatkan sebagian dari (harta benda) duniawi maka nafsunya (tidak pernah puas dan) terus berambisi mengejar yang lebih daripada itu.
Sebagaimana dalam hadits yang shahih Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya seorang manusia memiliki dua lembah (yang berisi) harta (emas) maka dia pasti (berambisi) mencari lembah harta yang ketiga“. (HR. Al-Bukhari (no. 6072) dan Muslim (no. 116).


